February 06, 2009

12 Persen Pelajar Samarinda Tidak Perawan

. February 06, 2009
0 comments

Kompas melaporkan bahwa hasil survei Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Samarinda menunjukkan Sebanyak 36 dari 300 siswa-siswi atau 12 persen di antaranya pelajar di Samarinda (Kalimantan Timur) mengaku pernah melakukan hubungan badan (seks). "Survei pada 2008 terhadap sejumlah siswa-siswi di Samarinda, dari 300 sampel yang kami ambil di setiap sekolah, 12 persen atau 36 siswa-siswi mengaku pernah melakukan hubungan seks di luar nikah," kata relawan PKBI Samarinda, Yuda, di Samarinda, Selasa, mengungkapkan hasil survei Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Samarinda.


Survei itu dilakukan pada delapan SMU/SMK di Samarinda periode September hingga Oktober 2008.

Namun, katanya menambahkan bahwa hasil itu jauh menurun ketimbang survei pada 2004 yakni 21 persen dari 300 remaja termasuk siswa-siswi mengaku pernah berhubungan seks.

Ironisnya, survei yang dilakukan menggunakan metode kuesioner itu menunjukkan, 14 hubungan seks tersebut dilakukan di sekolah, 28 persen responden mengaku melakukannya di rumah.

Umumnya, lanjut Yuda, siswa melakukan hubungan badan di luar nikah dengan pekerja seks komersial (PSK), sisanya dengan teman sekolah dan lainnya. Sementara siswi melakukan hubungan seksnya dengan pacar dan sesama teman sekolah.

"Hubungan badan dilakukan di sekolah saat jam istrahat maupun ketika usai belajar. Sementara, responden yang menjawab melakukan di rumah mengaku melakukannya saat kedua orangtua mereka tidak berada di rumah," ujar relawan PKBI Samarinda.

Penyebab terjadinya hubungan seks di bawah umur itu diperkirakan didominasi faktor nafsu (kurangnya moral), serta mengikuti tren (pergaulan bebas).

"Rumusan hasil survei itu kami telah serahkan ke bapak Wakil Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, sebagai rekomendasi bagi pengambil kebijakan untuk pengawasan di sekolah," katanya.

"Kami berharap, temuan itu bisa menjadi landasan bagi Pemerintah Kota Samarinda, khususnya Dinas Pendidikan, untuk melakukan pengawasan di sekolah. Hasil ini juga kami harapkan dapat memberi masukan kepada orangtua agar lebih ketat lagi mengawasi anaknya, baik di rumah maupun di luar rumah," kata Yuda.

Survei dilakukan pada delapan SMU/SMK di Samarinda itu juga sebagai Outrech Worker (OT) PKBI Samarinda, dengan menentukan kriteria sekolah, baik sedang dan buruk.

Pihaknya menentukan sampel secara acak pada delapan sekolah dengan klasifikasi sekolah baik, sedang, dan buruk.

Pada setiap sekolah, pihaknya mengambil masing-masing 300 sampel, baik pria (siswa) maupun wanita (siswi).

Kecenderungan dari hasil survei itu, pria di bawah umur lebih banyak melakukan hubungan seksual di luar nikah ketimbang wanita. Namun, ia enggan menyebut perbandingan pria dan wanita yang menjadi sampel survei tersebut.

Read More »»

Cheap Eyeglass Frames on Zenni Optical

.
0 comments

I just already known that Zennioptical is a trusted eyeglasses stores which recommended on the NYtimes site. Visit this page "Zenni Optical in the New York Times?!" and you will find that what I told you is some thing true.

This site is recommended to buy cheap pair of backup glasses. Here can buy prescription eyeglasses for only $8!. It has many types of high quality eyeglasses, stylish frame, Anti Scratch Coating, Full UV Protection and more.

Visit this site, find the most best-cheap one, and Seeing Straight Without Breaking Bank!.

Read More »»

February 03, 2009

Teens, Cosmetics and Breast Cancer Risk

. February 03, 2009
1 comments

Could that strawberry-pink blush your teenage daughter rubs on her cheeks every morning be increasing her breast cancer risk? What about the sudsy lavender shower soap you both like? A controversial new report highlights teen girls' extra vulnerability to environmental contaminants during their crucial adolescent years, and revisits an unsettled debate over whether cosmetics are part of the problem.

So-called hormone disrupters are the toxic troublemakers at the center of this discussion.


These chemicals—found not just in cosmetics but also in pesticides, plastics, and drugs—are thought to mimic hormones such as estrogen when they’re absorbed by the human body. And high, sustained levels of estrogen are linked to the development of breast cancer.

The question is: How to navigate the largely self-regulated cosmetics industry as a conscientious shopper? Is there something you should be doing to help protect your daughters and granddaughters from the world around them?

Read the rest of this article at health.com.

Read More »»
 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com